Rifki Pratama dan Andi Supriyanto Pimpin GMNI Bima, Simbol Persatuan Kader

oleh -112 Dilihat

Bima, Kabar Marhaen — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bima sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) III pada 7–10 Oktober 2025.

Mengusung tema “GMNI Patron Gerakan Rakyat Demokrasi: Marhaenisme Menjawab Krisis Demokrasi di Tanah Bima”, kegiatan ini dibuka di Aula Kantor Bupati Bima dan dilanjutkan di Aula SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) Kabupaten Bima.

Konfercab kali ini berlangsung meriah dan menjadi momentum bersejarah. Dua arus besar GMNI Bima yang sempat terbelah akhirnya bersatu dalam satu forum perjuangan, di bawah bingkai kekeluargaan dan semangat Marhaenisme.

Dalam forum tersebut, Rifki Pratama terpilih sebagai Ketua DPC GMNI Bima, sementara Andi Supriyanto dipercaya sebagai Sekretaris DPC periode 2025–2027.

Keduanya juga ditetapkan sebagai formatur, menandai babak baru persatuan di tubuh GMNI Bima setelah empat tahun dualisme kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Rifki menegaskan bahwa persatuan ini lahir dari kesadaran kolektif kader, bukan karena intervensi pihak luar.

“Persatuan GMNI Bima bukan sesuatu yang dramatis. Ini adalah spirit kolektif dua DPC yang bersepakat untuk kembali dalam satu rumah perjuangan,” ungkap Rifki.

“Tidak ada sedikit pun intervensi atau kepentingan politis. Persatuan GMNI adalah keharusan sejarah,” tegasnya.

Sementara itu, Kiko, alumnus STKIP Harapan Bima, mengajak seluruh kader di 191 desa se-Kabupaten Bima untuk menjaga api persatuan.

“Kita harus pastikan tidak ada lagi benih perpecahan. Persatuan ini harus menjadi contoh bagi semua DPC GMNI di NTB bahkan seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menutup pidato, Kiko menyampaikan pesan penuh semangat:

“Empat tahun kita terpecah, bekerja sendiri-sendiri. Tapi 9 Oktober 2025 adalah momentum revolusi persatuan.” Tandasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.